Soal Ujian Ut Ilmu Aturan Isip4211 Kebijaksanaan Dan Kunci Jawaban

Soal UT Ilmu Hukum ISIP4211 Logika dan kunci jawabannya kami bagikan untuk teman-teman Mahasiswa UT jurusan Ilmu Hukum yang dikala ini sedang menempuh pendidikan di semester 5 dan tak usang lagi akan melaksanakan aktivitas Ujian Akhir Semester atau UAS. Pada postingan-postingan kami sebelumnya kami telah banyak mengembangkan Soal UT Ilmu Hukum Semester 4, terakhir kami memposting Soal Ujian UT Ilmu Hukum SOSI4416 Sosiologi Hukum yang sanggup Anda rekomendasikan untuk sahabat Anda yang berada di semester tersebut.

Tak terasa aktivitas tutorial sudah memasuki pertemuan terakhir. Kita tahu bahwa sehabis pertemuan terkahir selesai, biasanya Mahasiswa diberikan waktu seminggu untuk mempersiapkan diri sebelum aktivitas UAS dilaksanakan. Kami yakin semua Mahasiswa UT ingin mendapat hasil yang maksimal pada UAS nantinya. Namun kenyataannya tak sedikit dari mereka yang gagal dan harus mengulang lagi mata kuliah di semester berikutnya. Inilah yang menjadi masalahnya, dimana persiapan untuk mengikuti UAS sangat kurang sekali.

Perhatian: Mahasiswa sekalian, perlu Anda tahu bahwa disini kami mengacu pada kurikulum terbaru UT, jadi kemungkinan ada mata kuliah yang berbeda tidak sesuai dengan semester yang Anda maksud. Untuk melihat semua mata kuliah, silahkan Anda menuju artikel kami Soal Ujian UT Ilmu Hukum. Dan silahkan cari dan pelajari soal-soalnya.

Soal Ujian UT Ilmu Hukum Semester 5 Lainnya:

Sesibuk apapun Anda dalam pekerjaan maupun urusan rumah tangga, Anda tetap harus berguru dan mempersiapkan diri Anda untuk UAS. Maka dari itu luangkan sedikit waktu Anda untuk belajar. Nah salah satu hal yang sanggup Anda lakukan dalam berguru ialah dengan mempelajari Soal UT yang kami bagikan ini.

 dan kunci jawabannya kami bagikan untuk sahabat Soal Ujian UT Ilmu Hukum ISIP4211 Logika dan Kunci Jawaban

Soal UT Ilmu Hukum ISIP4211 Logika

Semua Soal UT Ilmu Hukum yang kami bagikan ini sudah dilengkapi dengan kunci jawabannya. yang berarti sangat memudahkan Anda dalam belajar. Dan semua soal-soal ini bersumber dari situs resmi UT yang mana tentunya semua soal-soal ini merupakan soal-soal pilihan. Kaprikornus silahkan dipelajari dengan sungguh-sungguh semua soal-soal ini. Dan supaya Anda sanggup mengerjakan semua soal UAS dengan mudah.

Soal UT ISIP4211 Logika

1.  Logika merupakan suatu teori penyimpulan yang sah, atau sistem penalaran yang menelaah mengenai prinsip-prinsip penyimpulan yang sah, ini artinya bahwa logika….
A.  bertolak dari pangkal pikir tertentu dan kemudian ditarik suatu kesimpulan
B.  terdiri dari, sedikitnya, dua buah premis yang saling berkaitan
C.  terdiri dari dua premis minor dan belum tentu ada konklusi
D.  selalu terdiri dari dua premis mayor dan satu konklusi
Jawab:
A.  Benar, batasan di atas mempunyai makna bahwa logika selalu bertolak dari pangkal pikir tertentu untuk ditarik suatu kesimpulan

2.  Pernyataaan:
Logam bila dipanaskan akan memuai
Perak yaitu logam
Maka perak jikalau dipanaskan akan memuai
dikategorikan ke dalam logika   
A.  induktif
B.  deduktif
C.  silogistik
D.  tradisional
Jawab:
B.  Benar, kesimpulan dalam logika deduktif bersifat pasti

3.  Pernyataaan:
Semua B yaitu C
Semua A yaitu B
Semua A yaitu C
Rumusan simboliknya yaitu …. 
Jawab:
A.  Benar

4.  Bahasa mempunyai beberapa fungsi, di mana bahasa yang dipakai untuk mencurahkan perasaan takjub maupun rasa takut yang dilakukan melalui aneka macam pemujaan, contohnya atau juga dengan mengungkapkannya melalui seni sastra, yaitu bahasa dalam fungsi ….
A.  ekspresif
B.  simbolik
C.  afektif
D.  logik
Jawab:
A.  Benar, ungkapan rasa takjub, atau rasa takut melalui seni bunyi atau sastra yaitu fungsi ekspresif atau emotif dari bahasa

5.  Konsep anutan atau sistem penalaran yang pangkal tolaknya yaitu pernyataan-pernyataan yang belumtentu <b>Jawab:</b>
Benar, berdasarkan Aristoteles merujuk pada konsep….
A.  topica
B.  analitika
C.  dialektika
D.  categoriae
Jawab:
C.  Benar, sistem penalaranyang yang bertitiktolak dari pernyataan yang belum tentu benar adalan dialektika

6.  Dalam logika simbolik, konsep characteristica universali merujuk pada beberapa hal menyerupai di bawah ini KECUALI ….
A.  diciptakan dengan sejumlah symbol dasar
B.  dirancang berdasarkan suatu teknik penggabungan
C.  dipakai untuk mengungkapkan semua buah pikiran
D.  hanya dipakai untuk mengungkapkan konsep sederhana
Jawab:
C.  Benar, memng untuk mengungkapkan buah pikiran seseorang

7.  Konotasi term berdasarkan lingkungan hakikat yang merujuk kepada hakikat konkretnya selalu menggambarkan ….
A.  realitas yang ada
B.  sifat tanpa subjek
C.  sifat umum universal
D.  kualitas tanpa eksistensi tertentu
Jawab:
A.  Benar, hakikat kasatmata selalu menggambarkan realitas yang ada atau eksistensi yang sesungguhnya


8.  Sifat umum yang meliputi dan berlaku pada hal-hal yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, merujuk kepada term dengan sifat….
A.  kolektif
B.  singular
C.  universal
D.  partikular
Jawab:
C.  Benar, universal selalu tidak dibatasi oleh ruang dan waktu dan bersifat umum

9.  Term umum yang menggambarkan cakupan yang komprehensif mengenai aneka macam hal yang ditunjuk tanpa kecuali dan bersifat kolektif, sanggup digambarkan melalui konsep….
A.  manusia
B.  organisme
C.  mahasiswa
D.  mahasiswa UT
Jawab:
D.  Benar, mahasiswa UT merujuk kepada term yang sifatnya umum kolektif alasannya yaitu menggambarkan suatu kelompok tertentu

10. Prinsip penalaran principium identitatis selalu menggambarkan hal-hal menyerupai di bawah ini KECUALI ….
A.  tidak membutuhkan pembuktian
B.  merupakan dasar dari semua penalaran
C.  bersifat analitis dan terperinci dengan sendirinya
D.  tidak ada kontradisksi di dalam pernyataannya
Jawab:
D.  Benar, tidak ada pertentangan ini termasuk ke dalam prinsip non kontradiksi

11. Pembagian atau analisa yang menguraikan atau memerinci suatu bab atau genus ke dalam speciesnya atau dengan kata lain pembagian term umum ke dalam term-term khusus, termasuk ke dalam analisis ….
A.  esensial
B.  universal
C.  dikotomis
D.  aksidensial
Jawab:
B.  Benar, analisis universal yaitu pembagian dari genus ke speciesnya

12. Klasifikasi atau penggolongan yang bertujuan untuk mempermudah suatu pekerjaan dengan menghemat waktu, biaya, dan tenaga yaitu penjabaran ….
A.  buatan
B.  kodrati
C.  esensial
D.  diagnostik
Jawab:
A.  Benar, penjabaran buatan dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan

13. Definisi yang bertujuan menjelaskan isi atau makna yang terkandung dari suatu istilah dimana definisi ini banyak dipakai di dalam bidang ilmu pengetahuan serta di dalam hal-hal yang bersifat teknis yaitu definisi ….
A.  realis
B.  ostensive
C.  denotatif
D.  enumeratif
Jawab:
A.  Benar, definisi realis umumnya dipakai untuk menjelaskan makna dari suatu istilah dan umumnya dipakai dalam bidang ilmu pengetauhuan

14. Proposisi yang pernyataannya bersifat umum serta mengiyakan adanya korelasi subjek dan predikat dan dikenal dengan proposisi A, yang tergambar, misalnya, dalam pernyataan ‘semua rakyat Indonesia ber-Ketuhanan Yang Maha Esa’, yaitu proposisi ….
A.  partikular afirmatif
B.  partikular negatif
C.  universal afirmatif
D.  universal negatif
Jawab:
C.  Benar, ini yaitu pernyataan yang bersifat umum dan mengiyakan korelasi subjek-predikat, dikenal dengan proposisi A

15. Di dalam proposisi universal negative ekslusif di mana penyataan umum menginginkari adanya korelasi subjek-predikat, maka pernyataan ‘S tidak ada hubungannya dengan P’ dilambangkan dengan….
Jawab:
A.  Benar, ini artinya bahwa semua anggota P bukan S,semua anggota S bukan P

16. Proposisi kategorik merujuk kepada pernyataan yang terdiri dari satu term sebagai predikat yang sanggup dinilai benar atau salah, oleh hasilnya subjek dari proposisi tersebut bukanlah suatu term atau konsep alasannya yaitu ciri utama term atau konsep adalah….
A.  diungkapkan dalam proposisi tunggal
B.  sanggup diungkapkan dalam bentuk himpunan
C.  berupa subjek dan predikat dalam proposisi tunggal
D.  bentuk penyimpulan langsung dalam penalaran kategorik
Jawab:
B.  Benar, alasannya yaitu memang selalu diungkapkan dalam bentuk himpunan

17. Oposisi yang melihat korelasi logis antara dua pernyataan tunggal atas dasar term yang sama tetapi berbeda kualitas atau kuantitasnya atau berbeda kualitas dan kuantitasnya menggambarkan oposisi….
A.  simple
B.  kontrarik
C.  subalternasi
D.  subkontrarik
Jawab:
A.  Benar, konsep di atas yaitu konsep dari oposisi simple atau oposisi sederhana

18. Hubungan logis antara dua pernyataan partikular dengan dua term yang sama tetapi berbeda dalam kualitasnya, menggambarkan korelasi logis dalam kerangka konsep oposisi….
A.  simple
B.  paralel
C.  kontrarik
D.  subkontrarik
Jawab:
B.  Benar, konsep di atas menggambarkan oposisi paralel

19. Terdapatnya korelasi logis dalam oposisi yang menyatakan bahwa dari pernyataan yang benar sanggup diturunkan pernyataan yang benar pula sehingga kemudian sanggup disusun suatu penyimpulan, hal ini menggambarkan….
A.  penyimpulan superimplikasi
B.  penyimpulan implikasi
C.  oposisi parallel
D.  oposisi simpel
Jawab:
A.  Benar, konsep di atas menggambarkan bahwa jikalau keseluruhannya benar maka bagian-bagian dalam keseluruhan itu juga benar adanya

20. Adanya dua pernyataan yang bertentangan secara mutlak di mana pernyataan yang satu merupakan pengingkaran bagi pernyataan yang lain dan tidak sanggup dikompromikan sehingga tidak ada kemungkinan ketiga, merujuk kepada oposisi….
A.  kontrarik
B.  subalternasi
C.  subkontrarik
D.  kontradiktorik
Jawab:
D.  Benar, oposisi kontradiktorik selalu menggambarkan dua pernyataan yang bertentangan secara mutlak di mana pernyataan yang satu merupakan pengingkaran bagi pernyataan yang lain dan tidak sanggup dikompromikan sehingga tidak ada kemungkinan ketiga

21. Penyimpulan langsung yang ditarik dari suatu proposisi ke proposisi lain dengan pengolahan term yang sama di mana penyimpulan itu dilakukan dengan merujuk kepada satu pangkal pikir atau premis tertentu, menggambarkan konsep penalaran ….
A.  eduksi
B.  inversi
C.  konversi
D.  kontraposisi
Jawab:
A.  Benar, penalaran eduksi, pada intinya, merujuk kepada penyimpulan langsung yang didasarkan pada satu pangkal pikir atau premis tertentu

22. Di dalam konversi sama kuantitas, pernyataan:
semua insan cerdik budi, maka
semua yang cerdik budi yaitu manusia
dilambangkan dengan ….
A.  (S n P) = (P n S)
B.  (S  P) = (P S)
C.  (S   P) = (P  S)
D.  (S = P) = (P = S)
Jawab:
D.  Benar, (S = P) = (P = S) artinya ‘semua S yaitu P’ maka ‘semua P yaitu S’

23. Di dalam aturan dasar penyimpulan di mana prinsip konotasi term dalam silogisme merujuk pada prinsip kesamaan, maka apabila dari dua hal yang sama yang satu diketahui sama dengan hal ketiga, sanggup disimpulkan bahwa ….
A.  yang lain sudah niscaya sama
B.  yang kedua belum tentu sama
C.  hal itu merujuk kepada term dalam silogisme
D.  proposisi yang diperbandingkan berbentuk tidak equivalen
Jawab:
A.  Benar, alasannya yaitu priinsip kesamaan akan enunjuk pada hal yang sudah niscaya sama

24. Di dalam silogisme kategorik, bentuk silogisme di mana term pembandingnya di dalam premis pertama sebagai subyek dan di dalam premis kedua sebagai predikat, hal ini merujuk kepada konsep silogisme….
A.  Bis-Pre
B.  Bis-Sub
C.  Sub-Pre
D.  Pre-Sub
Jawab:
C.  Benar, Sub-Pre yaitu bentuk silogisme yang term pembandingnya dalam premis pertama sebagai subjek dan dalam premis kedua sebagai predikat

25. Silogisme yang hanya menyebutkan premis atau kesimpulannya saja atau meyebutkan keduanya tetapi ada satu premis yang tidak dinyatakan, maka keadaan silogisme menyerupai itu merupakan citra dari ….
A.  sorites
B.  entimema
C.  epikerema
D.  polisilogisme
Jawab:
B.  Benar, entimema yaitu bentuk silogisme yang hanya menyebutkan premis atau kesimpulannya saja atau meyebutkan keduanya tetapi ada satu premis yang tidak dinyatakan

26. Kaitan di dalam bentuk penalaran antara sorites dengan polisilogisme sebetulnya terlihat pada….
A.  bentuk penalaran sorites yang merupaka urain rinci dari polisilogisme
B.  premis di dalam sorites dan di dalam silogisme tidak saling berkaitan
C.  penyimpulan di dalam sorites dan di dalam polisilogisme sama bentuknya
D.  di dalam sorites premisnya saling berkaitan; di dalam polisilogisme yang berkaitan yaitu silogismenya
Jawab:
D.  Benar, alasannya yaitu premis di dalam sorites saling berkaitan; sedang di dalam polisilogisme yang berkaitan yaitu silogismenya.

27. Di dalam aneka macam rumusan kaidah di dalam ilmu aturan maupun di dalam hukum-hukum atau dali-dalil ilmiah yang lain selalu dijumpai proposisi majemuk, dan di dalam proposisi ini selalu terkandung ….
A.  pangkal duga atau azas praduga
B.  anteseden dan konsekuen
C.  premis mayor dan minor
D.  pernyataan simbolik
Jawab:
A.  Benar, proposisi-proposisi di dalam suatu dalil ilmiah selalu terkandung pangkal duga

28. Pernyataan beragam disjungsi langsung sanggup dirumuskan “P atau Q atau –P dan –Q”, dan secara simbolik sanggup dinyatakan sebagai….
A.  P v Q
B.  P v Q
C.  PQ
D.  PQ
Jawab:
A.  Benar, P v Q artinya “P atau Q atau –P dan –Q”,

29. Pernyataan beragam konjungsi dirumuskan dengan “P dan Q”, dan secara simbolik sanggup dinyatakan sebagai….
A.  P v Q
B.  P v Q
C.  PpQ
D.  PQ
Jawab:
C.  Benar, PQ artinya ‘P dan Q’ lambang pernyataan dari konjungsi

30. Proposisi atau pernyataan beragam yang terdiri dari dua pernyataan tunggal P dan Q, jikalau P mendapat nilai 1 (benar) dan mendapat nilai 0 (salah) maka nilai logic P atau Q yaitu ….
A.  20 =0
B.  21 =2
C.  22 =4
D.  2 = 2
Jawab:
B.  Benar, 21 =2 yaitu nilai logis dari P (nilai 1 jikalau benar dan nilai 0 jikalau salah)


31. Di dalam negasi atau pengingkaran, jikalau dalam pengingkaran suatu pernyataan semula dinilai benar maka pernyataan ingkarannya selalu dinilai ….
A.  salah
B.  benar juga
C.  tidak sanggup ditentukan
D.  mungkin benar mungkin salah
Jawab:
A.  Benar, dalam negasi itu selalu pernyataan ingkarannya dinilai salah

32. Proposisi ekuivalen baik ekuivalen kausalitas, definisional, dan analitik yang kesemuanya disebut sebagai ekuivalen bi-implikasi atau bi-kondisional, secara simbolik dirumuskan dengan ….
A.  p = q
B.  PQ
C.  P v Q
D.  pp
Jawab:
D.  Benar, ppp artinya ‘jika hanya p maka q’ atau ‘jika p maka q dan jikalau q maka p’

33. Di dalam kaidah kontraposisi bila semua nilai logiknya yaitu <b>Jawab:</b>
Benar, baik pernyataan tunggalnya ada yang benar dan ada yang salah, dalam arti bahwa penalaran ini bentuk logiknya selalu benar apapun nilai yang diberikan pada tiap bagiannya, maka kaidah ini merujuk kepada penalaran ….
A.  implikasi
B.  tautologi
C.  kontradiksi
D.  kontingensi
Jawab:
B.  Benar, ini yaitu bentuk penalaran tautologi; selalu benar apapun nilai yang diberikan pada tiap bagiannya

34. Pada disjungsi langsung yang secara simbolik pernyatannta dirumuskan dengan P v Q, satu-satunya kesalahan yang terdapat di dalamnya yaitu jika….
A.  kedua komponennya salah
B.  kedua komponennya bernilai benar
C.  bentuk penalaran yang bentuk logiknya tidak sanggup ditentukan
D.  bentuk penalaran yang bentuk logiknya mungkin benar mungkin salah
Jawab:
B.  Benar, alasannya yaitu mustahil ia disjungsi ekslusif jikalau kedua komponennya benar

35. Silogisme beragam yang yang terdiri dari premis mayor (dapat berbentuk proposisi hipotetik), premis minor (yang mengingkari salah satu bab dari premis mayor), serta adanya satu kesimpulan, dirumuskan secara simbolik dengan….
A.  (p=q) = (p=q)
B.  (pq) = (pq)
C.  [(pq)p]q
D.  [(pq)p]q
Jawab:
C.  Benar, [(pq)p]q: premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Bravo….

36. Ada tiga langkah dalam melaksanakan penyimpulan melalui diagram himpunan. Langkah pertama di mana premis mayor dianggap sebagai titik tolak dalam penyimpulan selalu dilambangkan dengan ….
A.  pq
B.  pq
C.  pq
D.  p = q
Jawab:
B.  Benar, langkah pertama harus selalu pq sebagai titik tolak dalam penyimpulan

37. Penyimpulan dengan cara membandingkan antarproposisi yang mempunyai korelasi kesetaraan dua bab dengan pengingkaran salah satunya yang mewujudkan proposisi lain sebagai kesimpulannya, tergolong ke dalam ….
A.  silogisme hipotetik
B.  silogisme ekuivalen
C.  modus tolendo ponen (mtp)
D.  modus ponendo ponen (mpp)
Jawab:
B.  Benar, ekuivalensi selalu identik dengan kesetaraan. Kaprikornus ini jawabannya…

38. Bila silogisme (kategorik) dilambangkan dengan (pq)r, maka antisologisme dirumuskan dalam bentuk implikasi….
A.  -(pq)r
B.  (-pq)-r
C.  (p-r)  -q
D.  (-p-r)  q
Jawab:
C.  Benar, ini jawabannya… Bravo….

39. Berdasarkan kaidah-kaidah antisilogisme sanggup disusun suatu silogisme kondisional dengan mengingkari konsekuensi dan menetapkan salah satu anteseden. Oleh karenanya, kesimpulan yang dibentuk harus dengan cara….
A.  mengiyakan salah satu enteseden
B.  mengiyakan salah satu premisnya
C.  mengingkari salah satu anteseden
D.  mengingkari salah satu premisnya
Jawab:
C.  Benar, kesimpulan dalam antisilogisme harus mengingkari salah satu anteseden

40. Kesimpulan bercabang, yaitu kesimpulan tunggal sebagai adonan dua kesimpulan yang sama, yang memakai dua proposisi implikatif sebagai premis mayor dan proposisi disjungtif sebagai premis minor, merujuk kepada konsep….
A.  dilemma
B.  antisilogisme
C.  dilemma destruktif
D.  dilemma konstruktif
Jawab:
A.  Benar, pernyataan di atas menunjuk pada konsep dilemma

Download Soal UT Ilmu Hukum ISIP4211 Logika

Kami telah menyiapkan soal-soal di atas dalam bentuk dokumen pdf, itu artinya Anda sangat dimudahkan. Nah untuk menyimpan soal-soalnya silahkan Anda menuju link berikut ini.


Sekian artikel yang sanggup kami sampaikan untuk Anda terkait Soal Ujian UT Ilmu Hukum ISIP4211 Logika dan Kunci Jawaban. Belajarlah yang ulet di rumah nantinya, dan buka kembali catatan dan modul kuliah Anda untuk memperdalam bahan yang ada. Jangan lupa untuk saling mengembangkan pada yang lainnya dengan cara share artikel ini ke sosial media Anda. Pertanyaan dan reques soal-soal silahkan sampaikan pada kami melalui laman contact, terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Rapbs (Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Sekolah)

Soal Ujian Ut (Universitas Terbuka) Kearsipan Dan Kunci Tanggapan Untuk Semua Semester

Contoh Soal Tap Ut Ilmu Pemerintahan Ipem4500 Kiprah Selesai Jadwal Dilengkapi Kunci Jawaban